MIRIS! Pendemo Rocky Gerung di Jombang Ngaku Hanya ‘Dibayar’ 2 Bungkus Mie Instan

  • Bagikan
X
BULETINDEWATA.COM - Rocky Gerung menjadi pembicara dalam seminar di Kampus Universitas Darul Ulum (Undar), Jombang, mendapat penolakan segelintir orang yang mengatasnamakan Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB). 


Penolakan terhadap Rocky Gerung dilakukan PNIB karena menilai pemikiran-pemikiran yang tak sesuai dengan kultur Kabupaten Jombang.


“Rocky Gerung jangan racuni masyarakat Jombang dengan pikiran-pikiran sesatmu,” kata seorang demonstran.


“Rocky Gerung turun kamu, kamu tidak usah ke sini! Jombang punya orang pintar banyak. Pulang sana kamu ke Jakarta!,” lanjut mereka.



Dikutip dari detikJatim, Selasa (1/8), Rocky Gerung tetap naik ke mimbar menjadi pembicara dalam seminar itu. 


Pria yang dikenal sebagai akademisi itu meninggalkan lokasi setelah seminar berakhir sekitar pukul 12.15 WIB.


Ia dikawal ketat sejumlah orang memakai jas almamater kuning saat keluar dari auditorium Undar menuju ke mobilnya. Rocky enggan memberikan komentar kepada para wartawan yang sudah menantinya.


Ketua Pelaksana Seminar Mimbar Mahasiswa Muhammad Satrio Qolbi Seto menegaskan seminar Mimbar Mahasiswa tidak membahas politik. 


Menurutnya, Mimbar mahasiswa untuk memberi wawasan kebangsaan kepada para mahasiswa. Ia juga mengatakan seminar sudah mendapat restu dari Rektor Undar.


"Kami sudah koordinasi dengan Polres Jombang untuk keamanan, kami juga mendapatkan persetujuan dari rektor acara ini tetap lanjut," kata Satrio, Selasa.


"Seminar bagi mahasiswa, kami mendatangkan tamu-tamu top dari kalangan politik untuk memberi wawasan kepada seluruh mahasiswa," imbuhnya.


Satrio pun tak menghiraukan unjuk rasa PNIB yang menolak kedatangan Rocky Gerung. Sebab seminar ini digelar khusus untuk para mahasiswa Undar, sehingga tak sepatutnya PNIB ikut campur.


Sementara itu, saat ditemui secara terpisah, seorang pendemo mengaku diajak temannya. 


Awalnya dijanjikan uang makan dan ongkos. Namun ternyata janji tinggal janji. Yang didapat hanya mie instan 2 bungkus.


"Katanya mau dikasi uang makan dan uang pengganti ongkos. Ternyata hanya ini bang. Mie instan 2 bungkus," pungkasnya dengan wajah kesal. 



Namun ketika hal itu ingin dikonfirmasi ulang, koordinator demo buru-buru meninggalkan lokasi. [Buletindewata/WartaBerita]

Baca Juga

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan