Moeldoko Soal Al Zaytun: Dari Dulu Begitu, Kenapa Jelang Pemilu Ribut?

  • Bagikan
X
BULETINDEWATA.COM - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko buka suara terkait isu yang beredar soal Pondok Pesantren (ponpes) Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang diduga disponsori oleh partai politik tertentu.


Ia mengatakan isu tersebut bukan suatu hal yang baru dan bahkan cenderung berulang menjelang tahun pemilu.


"Saya pikir itu dari dulu selalu begitu makanya saya katakan kenapa sih Al Zaytun setiap menjelang pemilu ini ribut," kata Moeldoko saat ditemui wartawan di Istana Kepresidenan, Kamis (13/7).


Moeldoko mengatakan parpol boleh saja memberikan dukungan ke ponpes Al Zaytun. Hal itu menurutnya adalah hak politik yang sah saja untuk dilakukan.


Kendati demikian, ia berharap agar pemberian dukungan terhadap ponpes yang diduga memberikan ajaran yang menyimpang itu tak dipolitisasi.


"Al Zaytun bagian dari entitas yang berada di NKRI, ya sah saja siapapun bisa mendekati kan begitu untuk kepentingan politik. Tapi, harapan saya kan jangan pesantren dipolitisasi itu," ujar Moeldoko.


"Jangan dipolitisasi, karena jadi ribut seperti ini nih Al Zaytun itu setiap mau menjelang pemilu selalu ribut melulu," Moeldoko menambahkan.


Al Zaytun kini tengah menjadi sorotan publik. Pesantren yang berlokasi di Indramayu itu diduga menyebarkan ajaran sesat.


Panji Gumilang sebagai pimpinan ponpes tersebut pun kini sedang disidik oleh kepolisian. 


Ia diduga melakukan tindak pidana ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong.


"Dengan persangkaan tambahan yaitu Pasal 45a ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan/atau Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro saat dikonfirmasi, Kamis (6/7). [Buletindewata/CNN]

Baca Juga

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan