Khawatir Istana Presiden di IKN Tak Beres, Presiden Jokowi Mendadak Kunjungi Bengkel Nyoman Nuarta

  • Bagikan
X
BULETINDEWATA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendadak melakukan kunjungan ke bengkel seni milik I Nyoman Nuarta di Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, (12/7/2023).


Kedatangan Jokowi bukan tanpa maksud. Orang nomor satu di Indonesia itu ingin melihat rancangan Istana Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN). Tentu saja kunjungan tersebut sedikit mengejutkan sang seniman.


Seperti diketahui, I Nyoman Nuarta adalah perancang kawasan Istana Kepresidenan di IKN Kalimantan Timur (Kaltim).


"Saya datang ke pabriknya, Nyoman Nuarta untuk memastikan bahwa pembangunan IKN utamanya Istana Kepresidenan sesuai dengan waktu, sehingga saya cek ke sini," kata Jokowi.


Jokowi mengatakan rancangan tersebut insyaallah akan selesai sesuai dengan waktu yang telah ditargetkan. Ia telah melihat progress pembuatan rancangan Istana di IKN.


"InsyaAllah berjalan baik sesuai waktu yang sudah kita targetkan dan kita bisa melihat langsung lapangannya baik pengelasan-pengelasan kuningan pewarnaan dan lain-lain, supaya nanti bisa sesuai dengan lapangan," katanya.


Jokowi mengatakan, akan meninjau progress pembangunan IKN pada Oktober mendatang. Selama ini kata Jokowi, Kepala IKN Bambang Susantono rutin melaporkan progres pembangunan IKN.


"Ya mungkin sebelum Oktober ke sana, kepala IKN juga ada di sana dan selalu melaporkan ke saya," pungkasnya.


Istana Presiden di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur, terus dibangun. Istana Presiden dengan model Burung Garuda ini ditargetkan rampung Agustus 2024 mendatang.


I Nyoman Nuarta sendiri adalah pematung Indonesia dan salah satu pelopor Gerakan Seni Rupa Baru.


Mahakaryanya yang terkenal seperti diantaranya patung Garuda Wisnu Kencana di Bali, patung Fatmawati Soekarno, Monumen Jalesveva Jayamahe, serta Monumen Proklamasi Indonesia.


Desain final Istana Negara di Ibu Kota Nusantara telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Diketahui, akhir Desember 2022 lalu, pembangunan Istana Negara sudah dimulai.


Undang Investor Singpura


Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para investor Singapura menanamkan modalnya untuk pengembangan IKN di Kalimantan Timur.


Menurut Presiden, ini merupakan kesempatan emas bagi para investor untuk menjadi bagian dalam pembangunan kota dengan konsep kota pintar masa depan berbasis alam.


“Saya sarankan Anda untuk tidak menunggu terlalu lama. Ini adalah kesempatan emas yang sangat menarik di Indonesia dan Anda bisa menjadi bagian di dalamnya,” ujar Jokowi dikutip dari Sekretariat Presiden pada Ecosperity Week 2023 yang digelar di Sands Expo and Convention Center, Singapura, Rabu (7/6/2023).


Presiden menekankan bahwa Nusantara merupakan tempat yang nyaman, baik untuk berbisnis maupun sebagai tempat tinggal.


Saat ini, lanjutnya, pembangunan IKN sudah dimulai dengan pembangunan infrastruktur dasar dan pusat pemerintahan yang ditargetkan rampung tahun depan.


“Untuk sektor swasta, pada tahap awal, kami telah menyiapkan 300 paket investasi dengan total nilai USD2,6 miliar di berbagai bidang seperti perumahan, transportasi, energi, teknologi, dan bidang lainnya,” lanjutnya.


Lebih lanjut, Presiden menyatakan komitmen Indonesia dalam pengembangan energi hijau dan industri hijau.


Hal tersebut diwujudkan dengan pembangunan persemaian di dua lokasi berbeda di Tanah Air sebagai langkah awal pengembangan Nusantara.


“Persemaian dengan kapasitas 16 juta bibit per tahun di Rumpin dan 15 juta bibit per tahun di Mentawir,” kata Presiden.


Selain itu, Presiden meyakini bahwa Indonesia memiliki potensi besar pada energi baru terbarukan mencapai 434 gigawatt dari geotermal, angin, surya, biofuel, dan hidro.


Presiden menyebut Indonesia memiliki 4.400 sungai dengan potensi besar seperti Sungai Kayan di Pulau Kalimantan yang menjadi sumber energi hijau bagi Kawasan Industri Hijau di Kalimantan Utara.


“Ini potensi besar untuk menghasilkan produk hijau dari industri hijau yang saat ini menjadi prioritas di sektor hilirisasi, industri manufaktur panel surya dan baterai, serta industri kendaraan listrik,” tambahnya.


Selepas menyampaikan pidatonya, Presiden Jokowi berkesempatan meninjau stan Ibu Kota Nusantara.


Di stan tersebut, para pengunjung acara bisa melihat konsep pembangunan IKN dan peluang investasi yang ada.


Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo. [Buletindewata/Tribun]

Baca Juga

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan