NERAKA BERSORAK! Pelajar, Doktor, hingga Pendeta Bela Tersangka Koruptor Lukas Enembe

  • Bagikan
X

Buletindewata.com - Tokoh pemuda, akademisi, dan aktivis keagamaan asal Papua heran melihat situasi dan kondisi belakangan ini tempat kelahirannya di Bumi Cenderawasih. 

Di mana ribuan warga turun ke jalan untuk melakukan aksi pembelaan terhadap Gubernur Papua Lukas Eenembe karena menjadi tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Marinus Yaung, satu di antara akademisi yang dengan terbuka mengkiritisi sikap aneh para simpatisan Lukas Enembe yang mulai dari pelajar, doktor, hingga para tokoh agama rela turun ke jalan untuk membela sang koruptor.

"Uang darah otonomi khusus (Otsus) Papua, Rp 560 milyar habis di meja judi. Tetapi rakyat Papua dari anak SMU sampai Doktor, dari jemaat sampai Pendeta jemaat, semua berdiri membela pelakunya. Satu dunia sedang tertawa melihat, segini toh isi otak intelektual Papua?"

"Kasihan di group WA mahasiswa PPI Indonesia di luar negeri, mereka terheran-heran dengan sikap orang Papua. Saya juga yakin neraka sedang bersorak tetapi di surga sedang berduka karena orang Papua tidak berdiri di atas kebenaran," tulis Marinus Yaung, Selasa (20/9/2022), dari laman akun Facebooknya yang memiliki pengikut ribuan tersebut.

"Jangan takut suarakan kebenaran di jalan-jalan dan di ruang publik. Rakyat Papua sudah cukup lama menderita karena parasit dan kanker dalam tubuh rakyat Papua, belum dioperasi dan dicabut keluar.

Mari berdiri atas kebenaran untuk selamatkan masa depan Papua yang sedang terancam akibat uang otsus disalahgunakan," lanjut Marinus dengan mengunggah sebuah video anak kecil Papua yang tengah menghisap sebatang rokok. 

Sumber: medan.tribunnews.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan