ANEH! Komnas HAM Tegaskan Tidak Ada Penyiksaan Terhadap Yosua, Dokter Forensik Justru Ungkap Sebaliknya, Kok Bisa?

  • Bagikan
X

Buletindewata.com - Dalam pernyataannya berdasarkan hasil penyelidikan yang telah dilakukan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan tidak ada penganiayaan atau tindak pidana kekerasan terhadap Brigadir J.

Akan tetapi penyataan tidak adanya tindak pidana kekerasan terhadap Brigadir J dari Komnas HAM tersebut tidak sejalan dengan apa yang diungkapkan oleh Ketua Tim Dokter Forensik Otopsi Kedua Brigadir J, Dr dr Ade Firmanysah Sugiarto.

Dr Ade mengjelaskan bahwa dalam hasil otopsi Brigadir J yang diungkakpkannya bahwa dia tidak pernah mengatakan sekalipun bahwa tidak ada penyiksaan atau tindakan kekerasan terhadap Brigadir J.

Pernyataan tidak adanya penganiayaan terhadap Brigadir J tersebut tertuang dalam rekomendasi yang dibuat oleh Komnas HAM yang kemudian diserahkan kapada pihak kepolisian dan Presiden.

Komjen Agung Budi Maryoto selaku Ketua Timsus (Tim Khusus) Irwasum Polri mengungkapkan ada 3 substansi atau rekomendasi dari Komnas HAM. 

Dalam 3 rekomendasi yang buat oleh Komnas HAM tersebut, salah satunya menyebutkan bahwa tidak ada penganiayaan terhadap Brigadir J.

"Rekomendasi pertama terhadap kasus itu sendiri, yakni kasus pembunuhan. Kalau di kepolisian dinamakan dengan pasal 340 kalau di Komnas ham, extra judicial killing, sebenanya sama tetapi di kepolisian sudah dikenakan pasal," ujar Komjen Agung.

Sumber: disway.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan