Rakyat Mengeluh Harga BBM Naik, Respons Luhut: Sakit Memang, Tapi Hanya Sebentar

  • Bagikan
X

Buletindewata.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengomentari kenaikan harga BBM Pertalite dan Solar.

Menurut Luhut, kondisi itu tentu akan memberatkan masyarakat, namun rasa 'sakit' itu hanya sebentar.

"Mungkin pada periode tertentu akan painful buat kita, ada sakit buat kita. Tapi, saya kira setelah beberapa bulan tidak ada masalah. Asal kita kompak aja," kata Luhut di SMA Unggul Del di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, dikutip oleh detikfinance Minggu (4/9).

Ia mengatakan bahwa kenaikan harga BBM merupakan opsi terbaik saat ini dan memang perlu dilakukan, meski memicu banyak protes.

Ia pun menambahkan bahwa terlalu lama memberi subsidi juga tidak baik bagi Indonesia yang kelak bertumbuh menjadi negara maju.

"Tahun 2045 (Indonesia) akan menjadi negara maju, harus kompak. Manakala pemerintah ada tindakan yang mungkin sementara waktu tidak enak, misalnya menaikkan harga BBM, itu sudah kita hitung bahwa itu yang terbaik daripada tidak menaikkan BBM," ungkap Luhut.

Sebelumnya, Luhut sempat mengatakan bahwa harga BBM di Indonesia saat ini relatif lebih murah dibandingkan dengan mayoritas negara di dunia.

Sumber: cnnindonesia.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan