Nilai Suara ‘Sayang’ di Rapat DPR Tak Bermuatan Asusila, MKD Akan Edukasi Pelapor

  • Bagikan
X

Buletindewata.com - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI tak akan menindaklanjuti laporan terkait dugaan pelanggaran kode etik Ketua MKD sekaligus Anggota Komisi III Habib Aboe Bakar Al-Habsyi.

Politikus PKS itu dilaporkan soal suara panggilan 'sayang' saat rapat kerja dengan Polri.

Wakil Ketua MKD Habiburokhman menilai tak ada etik yang dilanggar Aboe.

Menurutnya hal itu tak disengaja dan wajar terjadi karena rapat berlangsung sejak pagi hingga malam.

"Saya terus terang bingung hal seperti itu kok, dilaporkan ke MKD," ujar Habiburokhman saat dihubungi, Jumat (26/8).

"Kalau toh suara itu dari HP beliau ya pasti bukan kesengajaan. Mungkin karena sudah jam makan malam, istri menelepon dari rumah. Kemarin kan, rapat hampir 10 jam," imbuh dia.

Sebab itu, pihaknya memutuskan laporan ini tak akan ditindak lanjut. Namun, MKD akan berusaha memanggil pelapor untuk diberi pemahaman.

Sumber: kumparan.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan