Serikat Buruh: Hidup Sudah Sulit, Jangan Bebani Rakyat dengan Kenaikan BBM!

  • Bagikan
X

Buletindewata.com - Serikat buruh yang tergabung dalam Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia menolak keras rencana pemerintah menaikkan harga BBM subsidi Pertalite dan Solar.

Presiden Aspek Indonesia Mirah Sumirat menyebut, kondisi sebagian besar rakyat sudah kadung sulit imbas pandemi COVID-19.

Sehingga wacana kenaikan harga BBM hanya akan menambah sulit keadaan.

"Jangan lagi bebani rakyat dengan kenaikan BBM, kondisi rakyat saat ini kebanyakan sedang sulit. Kenaikan harga BBM akan memukul daya beli, memicu inflasi dan mengganggu pertumbuhan ekonomi," ujar Mirah pada Kamis (25/8).

Ia menyayangkan sikap pemerintah dengan terus-terusan mengungkapkan negara terbebani oleh BBM subsidi.

Padahal menurutnya, hal itu merupakan kewajiban negara untuk melindungi masyarakat yang tidak mampu.

Menurutnya, besaran subsidi BBM yang mencapai Rp 502 triliun tidak perlu dipersoalkan pemerintah.

Sumber: kumparan.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan