Pengakuan LPSK: Kami Diberi CCTV Perjalanan Yosua Magelang-Jakarta, Tapi Itu Rekayasa

  • Bagikan
X

Buletindewata.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengungkap kejadian saat pihaknya tengah diminta untuk memberi perlindungan ke istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menyebut, pihaknya sempat ditampilkan CCTV yang sudah disunting dengan diberi tambahan backsound berupa musik.

"LPSK diminta untuk bisa memberi perlindungan kepada PC, tapi kami bisa beri perlindungan apabila asesmen lengkap. Ada satu momen kita diperlihatkan CCTV, yang diperlihatkan perjalanan rombongan dari Magelang, tapi itu ada rekayasa karena ada suara musik," ungkapnya dalam pertemuan yang dilakukan bersama Komisi III, Senin (22/8).

Pertemuan tersebut terjadi di Polda Metro Jaya pada 29 Juli untuk membahas perlindungan ke Putri.

LPSK pun secara tegas menolak untuk menerima CCTV tersebut sebagai bukti karena merasa ada kejanggalan.

Selain CCTV yang sudah dilakukan penyuntingan, staf LPSK juga diberikan dua amplop cokelat dari pihak Ferdy Sambo. Mereka pun menolak amplop tersebut.

"Pada tangga 13 Juli ketika staf LPSK bertemu FS, selesai pamit pulang, 2 staf masih di kantor dan ada yang masih salat dan yang satu masih di ruang tamu. Ada staf FS beri map isinya 2 amplop cokelat.

Sumber: kumparan.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan