Benny Mamoto Merasa Sedih: Saya Dibully Habis Gegara Kutip Kapolres Jaksel

  • Bagikan
X

Buletindewata.com - Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto mengaku mendapat banyak cibiran dan perundungan atau bully dari warganet usai menyampaikan perkembangan kasus terkait kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Padahal, kata Benny, apa yang disampaikan olehnya merupakan keterangan sumber dari Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto--yang telah resmi dinonaktifkan sejak 20 Juli lalu saat proses penyidikan kasus meninggalnya Brigadir J.

"Contoh, saya di-bully habis-habisan gara-gara mengutip pernyataan Kapolres Jaksel. Kan saya cek ke sana, ada kendala atau tidak, ya itu yang saya terapkan," kata Benny, dikutip dari siaran CNN Indonesia TV, Rabu (10/8).

Benny meminta publik untuk tidak menghakimi dirinya maupun polisi terkait kasus ini.

Ia meminta agar publik menunggu proses penyidikan dan dilanjutkan dengan proses pengadilan hingga tuntas.

"Pembuktian sementara berjalan, kita tunggu lah, sabar lah, karena kita sedang bekerja keras," kata dia.

Adapun buntut cibiran pada Benny terjadi usai ia menyebut bahwa kejadian yang mengakibatkan kematian Brigadir J merupakan kejadian yang diawali dengan dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap istri Sambo, Putri Candrawathi.

Sumber: cnnindonesia.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan