Uni Eropa Tak Bisa Diharapkan, Negara-negara Tetangga Rusia Putus Asa Mencari Perlindungan yang Hanya Disediakan Oleh China, Ini Sebabnya Mereka ‘Ogah’ Dukung Putin

  • Bagikan
X

Buletindewata.com - Ambisi kekaisaran Presiden Rusia Vladimir Putin yang semakin eksplisit untuk membangun kembali kekaisaran Rusia dari puing-puing Uni Soviet telah menimbulkan ketakutan yang cukup besar di antara mantan anggota Uni Soviet.

Satu-satunya bekas negara Uni Soviet yang sepenuhnya mendukung kampanye Rusia melawan Ukraina adalah Belarusia, di mana Presiden Alexander Lukashenko tetap berkuasa karena dukungan dari Rusia.

Belarus telah menjadi saluran bagi pasukan Rusia dan logistik mereka dalam konflik Ukraina.

Presiden Kirgistan Sadyr Japarov secara informal telah memberikan dukungan kepada Rusia, mengakui Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk.

Tetapi bahkan di sana pemerintah berusaha untuk menghindari kerusuhan domestik dalam menghadapi protes yang signifikan baik untuk dan terhadap Rusia, yang mungkin tumbuh karena kejatuhan ekonomi dari konflik Ukraina.

Untuk sebagian besar bekas wilayah Soviet, konflik Ukraina memiliki efek sebaliknya dari yang diharapkan Rusia.

Ini telah mempercepat keinginan mereka untuk mengurangi ketergantungan pada Rusia dan melepaskan segala kepura-puraan kesetiaan kepada Putin.

Sumber: intisari.grid.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan