Dugaan Korupsi Mardani Maming, KPK Panggil 8 Saksi di Pekan Ini

  • Bagikan
X

Buletindewata.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil 8 saksi terkait dugaan kasus korupsi suap izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan tersangka Bendahara Umum (Bendum) PBNU Mardani H Maming. Delapan saksi tersebut rencananya diperiksa penyidik KPK pada pekan ini setelah mangkir di panggilan pertama.

Berdasarkan dokumen yang diterima, pada Senin (18/7) KPK mengagendakan pemanggilan terhadap tiga orang. Mereka adalah Muhammad Aliansyah selaku Direktur PT Trans Surya Perkasa (PT TSP), Wawan Surya selaku Direktur PT Permata Abadi Raya (PAR) periode 2013-2020, dan Stefanus Wendiat yang merupakan Komisaris Utama PT Prolindo Cipta Nusantara.

Di hari Selasa, (19/7), KPK menjadwalkan pemanggilan kepada dua ibu rumah tangga atas nama Erwinda dan Nur Fitriani Yoes Rachman. Di hari yang sama, lembaga antirasuah juga memanggil Muhammad Bahruddin selaku Komisaris PT Angsana Terminal Utama (PT ATU), PT Trans Surya Perkasa (PT TSP) dan PT Permata Abadi Raya (PT PAR).

Selanjutnya, pada Rabu (20/7), KPK akan memanggil adik kandung Maming, yakni Rois Sunandar yang juga menjabat sebagai Direktur PT Batu Licin Enam Sembilan Pelabuhan. Ia akan dipanggil KPK bersama ibu rumah tangga bernama Sitti Mariani.

Setelah delapan nama tersebut dipanggil, giliran Maming yang akan dipanggil pada Kamis (21/7). Ketua DPD PDIP yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut dipanggil dengan surat nomor SPGL/3665/DIK 01.00/ 23/07/2022.

Pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya mengatakan bahwa pihaknya berharap delapan nama tersebut diharapkan memenuhi panggilan penyidik KPK. Menurut Ali, pemanggilan tersebut merupakan panggilan kedua. Surat panggilan untuk masing-masing pihak disebut sudah diterima sejak Sabtu (16/7) lalu. Ali juga berharap delapan orang tersebut menunjukkan itikad baik.

Ali juga memberikan ultimatum atas sikap para saksi yang tidak proaktif memenuhi panggilan lembaga akti korupsi ini. “KPK mengingatkan agar para saksi bersikap kooperatif untuk hadir pada jadwal pemanggilan berikutnya,” kata Ali.

Sumber: jawapos.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan