Sebut Denny Siregar Dalang di Balik FPI Palsu, Guru Besar UMS: Pembusukan Terhadap Anies!

  • Bagikan

Buletindewata.com - Denny Siregar disebut sebagai dalang di balik FPI Palsu untuk menjatuhkan Anies Baswedan. 

Pernyataan itu disampaikan guru besar UMS, bahkan ia menyebut itu pembusukan terhadap Anies. 

Mulanya, salah satu guru besar Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Aidul Fitciada menyebut kampanye jual ketakutan digunakan untuk menyerang Anies Baswedan.

Pernyataan salah satu guru besar itu diinformasikan oleh akun twitter resmi pendukung Anies Baswedan melalui salah satu cuitannya.

Bahkan akun itu berpendapat bahwa warga Jakarta bahagia selama dipimpin Anies Baswedan. Pendukung Anies itu setuju dengan pernyataan sang guru besar. 

“Setuju Bapak Profesor!,” tulis akun twitter @aniesmania, sebagaimana dikutip pada Kamis, 16 Juni 2022.

“Mereka Menjual Ketakutan Walau Faktanya Warga Jakarta Bahagia Selama Dipimpin Anies,” tulisnya melanjutkan. 

Bukan hanya itu, pendukung Anies juga menjelaskan bahwa menurutnya di masa kepemimpinan Anies semua agama diayomi. 

Selain itu, semua sektor juga dibangun di Jakarta, bahkan ia menyebut bahwa Jakarta semakin mendunia.

“Semua Agama Diayomi, Semua Sektor Dibangun, Jakarta pun Makin Mendunia,” tulisnya menandaskan cuitan. 

Selain menuliskan cuitan itu, pendukung Anies juga membagikan foto berupa tulisan tentang pernyataan salah satu guru besar UMS. 

Bahkan dirinya menuduh gerombolan Denny Siregar sebagai dalang di balik gerakan kampanye FPI palsu yang dinilai menjatuhkan Anies. 

“Setelah demo FPI palsu disebarkan gerombolan Denny Siregar, dengan menggiring opini Anies didukung ormas terlarang,” ujar sang guru besar. 

“Kampanye menjual ketakutan kembali digunakan untuk menyerang Anies Baswedan,” ujarnya melanjutkan. 

“Oprasi pembusukan terhadap Anies makin besar setelah kesuksesan Formula E,” ujarnya menandaskan.

Sumber: twitter.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di buletindewatadotcom@gmail.com.
  • Bagikan