Masya Allah! Ini 10 Golongan Orang Yang Jasadnya Utuh dan Wangi

  • Bagikan

Buletindewata.com - Kondisi jenazah Eril yang masih utuh dan wangi meski sudah lebih dari 14 hari menyita perhatian publik. 

Mereka berasumsi bahwa putra sulung Ridwan Kamil ini tergolong orang-orang baik setelah Ridwan Kamil mengungkap jasad sang putra wangi pohon ekaliptus. 

Menurut pandangan agama Islam, ada beberapa golongan orang yang mayatnya akan tetap utuh dan wangi, meski udah terkubur di dalam tanah. 

Dilansir dari laman Kementerian Agama Nusa Tenggara Barat, berikut informasi tentang 10 golongan orang yang jasadnya tidak akan busuk dan tidak hancur setelah meninggal.

Secara umum, tubuh seseorang yang meninggal akan mengalami evolusi hingga akhirnya tidak ada yang tersisa. 

Dengan begitu, jasadnya akan membusuk di dalam tanah. 

Namun, ada hadis riwayat (HR) Bukhari Muslim menyatakan jika Rasulullah SAW pernah berkata bahwa ada sepuluh golongan orang yang jasadnya tidak busuk dan tidak hancur akan bangkit dalam kondisi tubuh utuh pada hari kiamat.

  1. Para nabi
  2. Para ahli jihad fisabilillah
  3. Para alim ulama yang menegakkan kalimat Allah
  4. Para syuhada yang sentiasa memperjuangkan Islam
  5. Para penghafal Alquran dan beramal dengan Alquran
  6. Imam atau pemimpin yang adil dalam menegakkan syariat Allah
  7. Muadzin yang tidak meminta imbalan
  8. Wanita yang meninggal sewaktu melahirkan anak serta senantiasa taat pada perintah Allah
  9. Orang mati dibunuh atau dianiaya karena mempertahankan kehormatan diri dan agama
  10. Orang yang mati di siang hari atau di malam Jumat jika mereka itu dari kalangan orang yang beriman yang sentiasa menjaga hukum agama semasa hidup di dunia. (HR Bukhari Muslim).

Rasulullah SAW bersabda, bahwa roh yang keluar dari jasad anak Adam akan kembali mengunjungi jasadnya setelah tiga hari jasad itu dimakamkan.

Tepatnya, ketika roh tersebut akan meminta persetujuan Allah SWT untuk berjalan-jalan melihat kondisi jasadnya di dalam kuburan.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ketika seorang mukmin meninggal dunia, maka rohnya berputar mengelilingi rumahnya selama 1 bulan.

Roh itu akan melihat harta yang ditinggalkannya, bagaimana pembagian dan pembayaran hutang-hutangnya.

Setelah genap 1 bulan, roh kembali pada makamnya dan berputar-putar selama 1 tahun. 

Maka, akan dilihatnya orang-orang yang bersusah hati atas kepergiannya.

Setelah genap 1 tahun rohnya diangkat dan dikumpulkan dengan roh-roh yang lain sampai hari kiamat.

Dalam riwayat lainnya menjelaskan bahwa roh-roh tersebut adalah para kerabat orang-orang yang mati. 

Mereka meminta izin kepada Allah SWT untuk turun dan melihat rumah-rumah dan keluarga mereka.

Ibnu Abbas RA berkata bahwa ketika datang malam Lailatul Qadar, hari raya Idul Fitri dan Idul Qurban, hari Asyura (10 Muharam), hari Jumat yang pertama pada bulan Rajab, malam Nishfu Syaban serta malam jumat, roh-roh orang mati keluar dari kuburnya dan berhenti didepan pintu rumah-rumah mereka.

Jika si roh menemukan sedekah dan doa dari keluarga mereka, maka kembalilah mereka dengan rasa senang dan gembira. 

Namun sebaliknya, jika tidak, maka ia kembali dengan kesusahan dan rasa kecewa karena merasa telah dilupakan.

Sumber: suara.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di buletindewatadotcom@gmail.com.
  • Bagikan