Geger Nupur Sharma Hina Nabi Muhammad, Rudi Kamri: Saya Sebagai Orang Islam Tidak Merasa Terhina Tuh

  • Bagikan

Buletindewata.com - Berbagai pihak dari beberapa negara, terasuk Indonesia, melontarkan protes terhadap politisi India, Nupur Sharma yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW.

Di Indonesia sendiri, salah satu yang berkomentar adalah Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon. 

Ia meminta agar Menteri Luar Negeri Indonesia memanggil Duta Besar India terkait pernyataan Nupur Sharma.

Namun, ada pula tokoh Islam yang menanggapi santai Nupur Sharma. Salah satunya Direktur Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB), Rudi S Kamri.

Rudi S Kamri bahkan mengkritik Fadli Zon yang ia nilai terlalu mengurusi masalah di negara lain. 

Terlebih, Nupur Sharma telah mendapatkan sanksi oleh partai yang menanunginya. 

Oleh sebab itu, meski menyayangkan pernyataan Nupur Sharma, Rudi S Kamri menilai Indonesia tidak perlu mengurus masalah ini.

“Toh sudah diberikan sanksi oleh partainya, toh sudah diberi sanksi oleh negaranya, oleh Pemerintahnya, kenapa kita selalu harus sok belagu membela agama tapi dengan cara yang salah?” kata Rudi S Kamri, sebagaimana dikutip dari YouTube Kanal Anak Bangsa pada Jumat, 10 Juni 2022.

Rudi S Kamri mengatakan bahwa kemuliaan agamanya, agama Islam, tidak akan berkurang hanya karena ucapan Nupur Sharma.

Ia menyebut, sudah ada banyak orang yang menghina Islam, tapi agama Islam tetap mulia dan indah.

“Jadi, seorang Nupur Sharma itu nggak punya pengaruh apa-apa untuk agama Islam? Jadi kenapa kita baperan? Sudahlah Fadli Zon, jadilah politisi yang baik untuk Indonesia, jangan mengurusi negara lain,” ujarnya.

Rudi S Kamri mengingatkan berbagai pihak untuk jangan asal marah ketika agamanya dihina, lalu menempuh cara yang salah.

“Sekali lagi saya katakan, saya sebagai orang Islam tidak merasa terhina. Karena apa? Islam terlalu tinggi, terlalu mulia, untuk diganggu oleh orang-orang seperti Nupur Sharma, politisi India. Nggak terganggu, tetap indah, tetap mulia, kok,” katanya.

Rudi S Kamri lantas mengajak umat Islam untuk membela agama dengan cara yang benar, yakni dengan menjadi muslim santun, ramah, menghormati keberagaman, dan menebar kedamaian.

“Bukan Islam yang pemarah, dan Islam yang selalu membuat gundah, selalu menebarkan ancaman, selalu menebarkan kekerasan. Jangan menjadi Islam seperti itu,” kata Rudi S Kamri.

“Islam itu jauh dari dari itu. Teladan Nabi Muhammad SAW adalah Islam yang mengayomi, Islam yang menjadi rahmat bagi alam, bukan hanya untuk orang Islam, tapi bagi seluruh makhluk di bumi,” lanjutnya.

Untuk diketahui, pernyataan Nupur Sharma yang dianggap menghina Nabi Muhammad dan Islam tidak pernah terungkap secara jelas. 

Hanya terungkap bahwa pernyataan tersebut terkait dengan peristiwa Isra mi'raj, pernikahan nabi Muhammad dengan Aisyah, dan kutipan ayat Alquran.

Nupur Sharma sendiri telah meminta maaf dan mencabut pernyataannya. Ia juga telah disanksi oleh partainya, Bharatiya Janata Party (BJP).

Sumber: hops.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di buletindewatadotcom@gmail.com.
  • Bagikan