Wow! RI Dapat ‘Durian Runtuh’, Ditemukan 2 Miliar Ton Emas di Lokasi Ini

  • Bagikan

Buletindewata.com - Indonesia ternyata menyimpan beragam 'harta karun'. 

Yang dimaksud dengan harta karun ini adalah sumber daya mineral terkhusus adalah emas. 

Berkat ini, Indonesia ditaksir menjadi negara terbesar kelima pemilik cadangan emas.

Belum lama ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan bahwa terdapat potensi sumber daya emas yang ditaksir mencapai 2 miliar ton di tambang Onto, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

PT Sumbawa Timur Mining (PT STM) selaku pemegang Kontrak Karya (KK) proyek Hu'u pun optimistis bahwa sumber daya mineral Onto memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. 

Belum lama ini perusahaan mengumumkan hasil perkiraan terbaru potensi sumber daya tembaga dan emas Onto.

Hingga Desember 2021, perusahaan mencatat bahwa wilayah ini memiliki total potensi sumber daya mineral Tertunjuk sebesar 1,1 miliar ton (Mt) dengan kadar 0,96% Cu (Tembaga) dan 0,58 g/t Au (Emas) dan total potensi sumber daya mineral Tereka sebesar 1,0 Mt dengan kadar 0,7% tembaga dan 0,4 g/t emas.

"Perkiraan potensi sumber daya mineral terbaru ini memperkuat keyakinan kami bahwa sumber daya mineral Onto memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sebuah operasi pertambangan tembaga kelas dunia," ujar Presiden Direktur STM, Bede Evans kepada CNBC Indonesia, Jumat (3/6/2022) lalu

Menurut dia peningkatan potensi sumber daya mineral Onto sebesar 0,4 Mt dibandingkan perkiraan yang kami umumkan tahun 2020, adalah hasil dari kerja keras, dukungan, dan komitmen tim di Proyek Hu'u selama dua tahun terakhir.

"Perkiraan terbaru ini juga telah memberikan optimisme bagi para pemegang saham STM dan seluruh tim STM, namun dengan tetap menerapkan kehati-hatian sejalan dengan perkembangan Proyek Hu'u untuk memasuki tahapan pengembangan proyek lebih lanjut," katanya.

Koordinator Mineral Pusat Sumber Daya Mineral Batu Bara dan Panas Bumi Badan Geologi Kementerian ESDM, Moehammad Awaluddin sebelumnya tak menampik atas temuan dari Sumbawa Timur Mining. 

Temuan sumber daya emas tersebut berada di titik endapan emas, yang mana secara model, endapan ini mempunyai peluang yang cukup besar pada sumber daya ke depan.

"Sehingga memungkinkan total potensi sumber daya emasnya bisa mencapai 2 miliar ton," ungkap Awaluddin.

Awaluddin menyebut bahwa perusahaan kemungkinan akan melakukan kegiatan penambangan bawah tanah untuk mencari keberadaan dari sumber daya emas di wilayah itu. 

Pasalnya, kajian-kajian yang dilakukan sejauh ini berkaitan dengan hidrologi, panas bumi dan geoteknik untuk memastikan operasi penambangannya.

Sementara itu, di wilayah NTB secara lebih luas mengacu data Badan Geologi, tercatat juga sumber daya lain selain emas dan tembaga. 

Di antaranya seperti perak, timbal besi, mangan dan pasir besi.

Selain di Onto, Awaluddin juga mencatat masih ada daerah lain yang memiliki kandungan sumber daya mineral logam. 

Hal itu disebabkan lantaran daerah NTB merupakan pertemuan antara dua lempeng yakni lempeng India dan Eurasia.

Adapun daerah lain yang dimaksud yakni Kepulauan Sekotong, Lombok Barat dan Lombok Timur. 

"Sebagian memang baru tahap eksplorasi dan sebagian melakukan operasi produksi seperti yang dilakukan PT Amman Mineral Nusa Tenggara di Batu Hijau. Dan itu tipenya sama emas dan tembaga porfiri," tandas Awaluddin.

Sumber: cnbcindonesia.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di buletindewatadotcom@gmail.com.
  • Bagikan