Politikus PDIP Bongkar ‘Rekayasa’ Teriakan Ganjar Presiden

  • Bagikan

Buletindewata.com - Politikus PDIP Trimedya Pandjaitan mengatakan teriakan Ganjar Pranowo Presiden di PON Papua hanya rekayasa. 

“Ganjar sebagai kepala daerah harusnya menemui atletnya di PON Papua, justru berada di kerumunan dan diteriaki presiden, kelihatan by design,” kata Trimedya di ILC, Jumat (3/6/2022). 

Trimedya  mengatakan Ganjar tidak memperhatikan atlet gulat di Jawa Tengah.

“Saya Ketua Umum Persatuan Gulat Seluruh Indonesia mendapat keluhan dari atlet gulat Jawa Tengah, Ganjar tidak memberikan perhatian terhadap atlet gulat,” ungkapnya. 

Trimedya juga heran selama Ganjar menjabat gubernur, malahan tingkat kemiskinan di Provinsi Jateng meningkat. 

Selain itu, tingkat kemiskinan ekstrem di Jateng juga meluas

Dari sebelumnya lima daerah kini menjadi 19 daerah. 

Hal itu baru diketahui dari Surat Edaran (SE) Kementerian Sekretariat Negara Wakil Presiden No. B-38/KSN/SWP/KK.04.01/02/2022.

Dari SE itu ditetapkan, ada 212 kabupaten/kota di 25 provinsi yang masuk prioritas percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. 

Untuk Jateng, ada 19 daerah, dari sebelumnya hanya lima daerah, meliputi Kabupaten Brebes, Pemalang, Banyumas, Kebumen, dan Banjarnegara. 

Adapun, kini ke-19 daerah yang masuk kemiskinan ekstrem, mencakup Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo, Magelang, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, dan Rembang. 

Berikutnya, Pati, Demak, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, dan Brebes. 

Trimedya juga mempertanyakan berapa infrastruktur yang sudah dibangun Ganjar selama menjadi gubernur Jateng. 

“Berapa jalan yang terbangun kemudian sekarang diramaikan kemiskinan di Jateng malah naik,” ungkapnya.

Sumber: suaranasional.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di buletindewatadotcom@gmail.com.
  • Bagikan