Sebut Formula E Panggung Pribadi Anies Baswedan, Guntur Romli: BUMN Jangan Mau Jadi Sponsor!

  • Bagikan

 

Buletindewata.com - Politisi PSI Mohammad Guntur Romli atau akrab disapa Guntur Romli lagi-lagi melontarkan komentar pedas terhadap gelaran Formula E Jakarta 2022.  

Guntur Romli baru-baru ini memberikan komentar pedas yang ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait gelaran Formula E Jakarta.

Menurut Guntur Romli, gelaran Formula E Jakarta 2022 merupakan ‘panggung pribadi’ Anies Baswedan, sebagaimana dilihat pada akun media sosial Guntur pada Rabu 1 Juni 2022. 

“Formula E itu panggung pribadi Anies,” tulis Guntur dalam unggahan akun media sosialnya.  

Guntur pun menyatakan seruan kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk tidak ikut mensponsori gelaran Formula E Jakarta. 

“BUMN jangan mau jadi sponsor,” ujarnya.  

Pernyataan tersebut diungkapkan Guntur lantaran sudah banyak uang rakyar DKI Jakarta yang sudah digunakan untuk gelaran balapan mobil listrik internasional tersebut. 

“Sudah terlalu banyak duit rakyat DKI dikeruk,” pungkasnya.

Formula E itu panggung pribadi Anies, BUMN jangan mau jadi sponsor, sudah terlalu banyak duit rakyat DKI dikeruk...

— Mohamad Guntur Romli (@GunRomli) June 1, 2022

Unggahan Guntur tersebut lantas menjadi perdebatan di antara netizen dalam kolom balasan unggahan.  

Seorang netizen bernama akun smasatup mengatakan, pihak panitia pelaksana menginginkan pemerintah pusat menutup semua kebutuhan atau keperluan gelaran Formula. 

Namun, tidak ingin pemerintah pusat  tercatat berperan dalam gelaran ini.  

Bahkan akun tersebut menyebut panitia pelaksana akan meniadakan peran dan andil pemerintah pusat jika gelaran balapan mobil internasional ini dinyatakan berhasil.  

“Memang picik, mereka maunya pusat yang mengcover semuanya, tapi tidak ingin pusat tercatat punya andil, atau meniadakan peran pusat,” tulis akun smasatup, Rabu 1 Juni 2022.  

Lebih lanjut, netizen tersebut  mengatakan, jika gelaran Formula E tersebut gagal maka akan panitia pelaksana disebut akan melemparkan tanggung jawab kepada pemerintah pusat.  

“Tapi kala gagal akan dilempar ke pusat,” pungkasnya.

Sumber: makassar.terkini.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di buletindewatadotcom@gmail.com.
  • Bagikan